TMMD, USAHA MENUMBUHKAN KEMBALI GOTONG ROYONG

Mar 20, 2018 | 0 Komentar

Peralihan tradisi yang dulu mengedepankan gotong royong perlahan memudar. Hal itu menjadi keprihatinan semua pihak termasuk Komando Distrik Militer (Kodim) 0702 Purbalingga. Oleh sebab membangun kembali tradisi gotong royong, personel Kodim 0702 khususnya yang bertugas di Posramil Karangjambu baru-baru ini, Posramil Karanngjambu mengajak semua warga untuk bergotong royong.

Lewat gerakan pra TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD), Posramil Karangjambu menggerakan warga Dusun Muntang, Desa Karangjambu, Kecamatan Karangjambu untuk bekerja bakti membangun jalan makadan sepanjang 1.975 m. Kaposramil Karangjambu, Peltu Muhammad mengatakan, semangat gotong royong serta guyub rukun telah terlihat dari acara tersebut.

“Suasana kebersamaan, kegotongroyongan serta kekeluargaan secara tidak langsung terbangun lewat kegiatan ini. Dengan melihat dukungan warga yang sangat baik, saya yakin semua berbagai program yang akan di laksanakan pada TMMD Reguler ke-101 mendatang, akan terlaksana dengan sukses” katanya.

Muhammad menambahkan, menjelang TMMD yang ke-101, Kodim 0702 Purbalingga mengharap peran serta dan keterlibatan warga yang lebih besar lagi saat pelaksanaan TMMD berlangsung akhir Maret ini. Program yang dulu dikenal sebagai ABRI masuk desa itu menyerap partisipasi warga setempat untuk lebih berperan aktif membangun daerahnya dan menumbuhkan rasa memiliki bangsa dan Negara.

“Kami mengharapkan saat hari H TMMD, akan lebih banyak warga yang berperan serta menyemarakkannya,” imbuhnya.

Salah satu ketua RT di Dusun Muntang, Nahirun menuturkan, warganya menyambut baik TMMD Kodim 0702 Purbalingga. Sasaran program yang juga merehab sejumlah rumah dirasa akan mengentaskan kemiskinan di wilayahnya. Dia berharap TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga NKRI akan senantiasa melakukan pengabdian langsung di tengah-tengah masyarakat.

“Adanya TMMD Kodim Purbalingga, seluruh warganya menyambut gembira. Khususnya para warga RT 04/02 Dusun I, dimana yang menjadi sasaran pembangunan fisik berupa jalan makadam serta rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” pungkasnya. (Pi-8)